iimi-iris.com

Penemu – Penemu Rumus Matematika

This content shows Simple View

Peradaban Matematika

TOKOH MATEMATIKA INDONESIA

Indonesia sendiri adalah negara yang juga sangat kaya dengan sejarawan dan juga dengan berbagai penemuan ilmu pengetahuannya. Di indonesia sendiri terkenal beberapa tokoh dalam berbagai bidang seperti arkeolog, sejarawan, dan juga tokoh matematikawan.

TOKOH MATEMATIKA INDONESIA

Jika anda penasaran siapa sajakah tokoh-tokoh tersebut maka dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada beberapa tokoh matematikawan yang ada di indonesia, berikut ini adalah beberapa tokoh matematikawan yang terkenal di indonesia di antaranya.

Dr.Ing. Dr. Sc.h.c. Bacharuddin Jusuf Habibie  (BJ Habibie)

Mungkin tokoh yang satu ini merupakan orang yang sangat dikenal di Indonesia karena kejeniusannya. BJ Habibie yang Lahir di Pare-Pare, 25 Juni 1936. Beliau sendiri ternyata bukan hanya penemu di dalam bidang teknologi penerbangan namun ternyata dirinya juga penemu rumus yang dikenal juga sebagai rumus “Faktor Habibie yang mana rumus ini sendiri adalah rumus yang mampu mempersingkat prediksi tentang perambatan retak hingga bahkan mendapat sebuah julukan yaitu Mr. Crack. Banyak dari industri penerbangan yang juga ada di berbagai negara sekarang ini masih memakai rumus dari permainan joker123 penemuan Habibie tersebut. Tentunya hal ini adalah salah satu hal yang sangat membanggakan bagi masyarakat Indonesia.

Sugi Guritman

Sugi Guritman merupakan seorang ahli kriptografi yang dimana berasal dari IPB . Beliau sendiri adalah orang yang sangat menanamkan sebuah konsep dasar dari sebuah teori tentang bilangan dimana beliau ini juga menjadi seseorang yang mempunyai sebuah pendapat tentang kebanyakan dari siswa yang ada di Indonesia yang dimana hanya bisa menghitung dalam sistem matematika, hanya sedikit yang dimana bisa sampai pada tahapan untuk memaknai.

Dr.Andi Hakim Nasution 

Pada saat guru besar Statistika dan juga Genetika Kuantitatif Institut Pertanian Bogor (IPB), beliau yang dimana sudah berhasil meraih gelar DOCTOR of PHILOSOPHY di P dalam bidang Statistika dan Percobaan (Experimental Statistic) yang dibuat dari North Carolina State University, Amerika Serikat.

Dr. Moedomo Soedigdomarto 

Dr. Moedomo Soedigdomarto yang dimana lahir di Magetan, Jawa Timur, 29 November 1927. Moerdomo sendiri tokoh yang termasuk lulusan bagian matematikawan dari Fakultas Ilmu Pasti dan juga Ilmu Alam (FIPIA) Universitas Indonesia. Pada tahun 1954 dimana pada saat itu  di usianya yang ke-32, Moedomo sendiri dirinya sudah meraih gelar doktor dari University of Illinois yang dimana dengan waktu study hanya membutuhkan waktu dua tahun, dengan disertasi juga berjudul “A Representation Theory for the Laplace Transform of Vector-Valued Functions”. Beliau sendiri adalah orang Indonesia pertama yang dimana menjadi paper matematikanya terekam di Mathematical Reviews. Dosen IPB  yang juga berhasil memperoleh gelar doktor matematika ke tiga yang ada di Indonesia.

Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi 

Atau tokoh yang satu ini lebih dikenal dengan nama Dr. Sam Ratulangi adalah seorang Doktor Matematika pertama yang ada di Indonesia yang dimana beliau berasal dari Sulawesi Utara. Kemudian mendapatkan sebuah gelar Doktor Matematika yang ada pada tahun 1919 M dari sebuah University of Zurich dengan disertasinya penghargaan yaitu “Kurven-Systeme in Vollstandig Figuren“. Dr. Sam Ratulangi sendiri adalah orang yang lahir di Tondano, Sulawesi Utara, 5 November 1890 – dan kemudian meninggal di Jakarta, 30 Juni 1949 dimana pada umur yang ke 58 tahun. Dia sendiri adalah seorang politikus yang berasal dari Minahasa dari Sulawesi Utara. Merupakan seorang pahlawan nasional Indonesia.

Sam Ratulangi juga menjadi orang yang sering disebut-sebut sebagai salah satu tokoh multidimensional. Karna dirinya dikenal dengan sebuah filsafatnya: “Si tou timou tumou tou” yang dimana artinya: manusia baru dapat disebut sebagai seorang manusia, jika sudah dapat memanusiakan manusia. Sam Ratulangi yang merupakan anak dari Jozias Ratulangi. Pada tahun 1907, sendiri yang dimana dirinya pergi ke Batavia untuk dapat melanjutkan sekolah di Koningen Wilhelmina School. Setelah tamat, yang dimana pada saat itu kemudian Sam Ratulangi sendiri yang melanjutkannya ke Vrije Universiteit van Amsterdam, yang ada di Belanda.

Di sana, dirinya yang dimana dipercaya menjadi seorang Ketua Perhimpunan Mahasiswa Indonesia yang ada di Belanda tahun 1914. Lima tahun kemudian, pada saat itu dirinya sendiri sudah berhasil memperoleh sebuah gelar doktor yang dimana gemar tersebut adalah gelar dalam bidang matematika dan juga fisika.Sam Ratulangi juga yang dimana merupakan seorang Gubernur Sulawesi yang pertama. Ia pada saat itu meninggal di Jakarta dalam sebuah kedudukan sebagai tawanan musuh yang dimana pada tanggal 30 Juni 1949 dan juga dimakamkan di Tondano. Namanya sendiri sampai saat ini diabadikan dalam sebuah nama bandar udara yang ada di Manado yaitu Bandara Sam Ratulangi dan juga Universitas Negeri di Sulawesi Utara yaitu dengan nama Universitas Sam Ratulangi.

Yogi Ahmad Erlangga

Dimana dirinya  lahir di Tasikmalaya yaitu pada 8 Oktober 1974. Dimana dirinya terkenal sebagai seorang Penemu rumus matematika yang digunakan berdasarkan dengan persamaan Herlmholtz guna untuk digunakan agar dapat meng pencarian sumber minyak bumi. Yogi Ahmad Erlangga sendiri dirinya seorang ilmuwan muda Indonesia yang juga sempat meraih gelar doktor yang ada dari Universitas Teknologi Delft, Belanda yang dimana pada usia yang pada saat itu terbilang muda, 31 tahun. Dia menjadi orang yang sangat mencintai matematika. Di negeri kincir angin itu tersebut dimana dia dinobatkan sebagai seorang doktor matematika di sana terapan. Dan matematika itulah yang dimana melambungkan nama Yogi Erlangga ke beberapa perusahaan minyak raksasa yang ada di dunia. Rumus matematika yang dimana merupakan sebuah rumus yang dikembangkannya membuat ribuan insinyur minyak yang dimana berkat rumus ini bisa bekerja cepat.

Akurasi pun sangat tinggi. Yogi yang dimana juga menjadi orang yang telah berhasil memecahkan sebuah  rumus matematika yang ada berdasarkan dengan Persamaan Helmholtz”. Keberhasilan Yogi sendiri yang dimana hal tersebut merupakan salah satu hal yang menjadi tonggak penting yang ada dan juga dikenal bagi ilmu pengetahuan dan pengembangan teknologi. Hasil temuannya yang dimana juga dapat diterapkan dalam sejumlah hal dan juga bidang. Salah satunya untuk dapat mempercepat sebuah pencarian sumber-sumber untuk minyak bumi. Ia yang dinama juga mampu untuk dapat memecahkan sebuah Persamaan Helmholtz yang dikenal sangat rumit, setelah mendalaminya dengan waktu selama 4 tahun.

Yogi sendiri yang dimana punya banyak sekali persamaan matematika dalam  sebuah bentuk diferensial. Yang dimana pada saat itu dilakukan oleh Yogi untuk dapat memecahkan sebuah rumus Helmholtz itu adalah sebuah cara untuk dapat mengubah perasaan ini menjadi sebuah persamaan linear aljabar biasa. Begitu didapatkan maka ia pecahkan dengan sebuah metode direct atau juga literasi.

Demikian itulah beberapa tokoh-tokoh sejarah matematika yang ada di Indonesia. Beberapa yang sudah dijelaskan menciptakan sebuah suatu hal yang baru untuk sebuah ilmu matematika. Untuk info menarik lainnya anda bisa mengecek artikel kami selanjutnya. Terimakasih.



Biografi Srinivasa Ramanujan, Genius Matematika

Srinivasa Ramanujan yang dimana lahir pada 22 Desember 1887 di Erode, India yaitu adalah seorang matematikawan asal India yang dimana dirinya membuat kontribusi besar untuk ilmu matematika yang juga termasuk dari hasil teori, analisis, dan juga tak terbatasnya sebuah seri-walaupun dirinya sendiri memiliki sedikit pelatihan formal dalam bidang matematika.

Kehidupan Srinivasa Ramanujan awal dan Pendidikan

Ramanujan yang dimana dirinya lahir pada tanggal 22 Desember 1887, di daerah Erode, dimana kota tersebut adalah sebuah kota yang ada di India selatan. Ayahnya, K. Srinivasa Aaiyangar, sendiri adalah seorang akuntan, dan juga ibunya Komalatama yang merupakan putri seorang pejabat kota. Meskipun untuk keluarga Ramanujan sendiri adalah dari kasta Brahmana yang dimana merupakan kasta dengan , kelas sosial tertinggi yang ada di India, mereka juga hidup dalam sebuah kemiskinan. Ramanujan yang dimana mulai bersekolah pada usianya yang menginjak 5 tahun. Pada tahun 1898, lalu didirinya pindah ke kota High School yang ada di Kumbakonam. Bahkan pada usia muda, dimana Ramanujan sendiri berbeda dimana didinya sering menunjukkan kemampuan luar biasa dalam bidang permainan sbobet88 dan matematika, tentunya hal ini membuat guru dan para senior nya terkesan.

Namun, ada satu buku GS Carr, yang dimana berjudul “Sebuah Sinopsis Hasil Dasar di Matematika Murni,” yang dimana diketahui jika buku tersebut lah yang memacu Ramanujan dan menjadikannya orang yang terobsesi dengan Matematika.Karena dirinya Tidak Memiliki akses untuk buku-buku lain, Ramanujan sendiri belajar dengan cara sendiri tentang matematika bisanya dirinya menggunakan buku Carr, yang dimana pasti buku yang di ambil ya topik termasuk terpisahkan kalkulus dan juga seri kekuasaan perhitungan. Buku yang ringkas ini dimana berdampak dalam perjalanan Ramanujan untuk dapat menuliskan hasil matematika yang kemudian, sebagai sebuah tulisan-tulisannya yang mana termasuk juga dari beberapa rincian yang termasuk bagi banyak orang untuk dapat memahami tentang bagaimana dirinya tiba dapat berhasill.

Ramanujan sendiri yang dimana sudah begitu tertarik di dalam hal mempelajari ilmu matematika yang dimana pendidikan yang ia jalani secara formal akhirnya terhenti. Pada usia 16, Ramanujan sendiri sudah lulus di Perguruan Tinggi Pemerintah yang ada di Kumbakonam dengan menggunakan beasiswa, namun pada tahun berikutnya dirinya kehilangan beasiswa hal tersebut dimana dikarenakan ia telah mengabaikan penelitian lain nya. Yang dimana kemudian ia gagal dalam sebuah ujian pertama Artis yang diselenggarakan pada tahun 1906, yang dimana akan membuatnya masuk menjadi mahasiswa di Universitas Madras, namun didinya melewati matematika namun gagal di dalam pelajaran yang lain.

Karier

Selama dalam beberapa tahun ke depan, dimana Ramanujan yang bekerja secara independen pada bidang ilmu matematika, dimana dirinya menulis hasil dalam dua notebook. Yang dimana pada tahun 1909, dirinya mulai untuk menerbitkan beberapa karya yang dimana dalam sebuah Journalnya yang berjudul  of India Mathematical Society, yang dimana dalam jurnal ini mendapat pengakuan atas karyanya meskipun dirinya adalah seorang yang kurang dalam pendidikan dan tidak melanjutkan sampai universitas. Pada saat itu Ramanujan membutuhkan sebuah dari pekerjaan yang dimana pada saat itu Ramanujan melamar menjadi seorang pegawai pada tahun 1912 namun pada saat itu dirinya juga terus melanjutkan penelitian matematika dan pada akhirnya dirinya memperoleh lebih pengakuan. Menerima banyak sekali dorongan dari beberapa  orang, yang dimana termasuk juga matematika Seshu Iyer, Ramanujan yang pada akhirnya di kirimkan sebuah surat dengan sekitar 120 teorema matematika yang dimana hal tersebut untuk GH Hardy, yang dimana seorang dosen matematika yang berasal dari Cambridge University di Inggris. Hardy, yang dimana berpikir bahwa penulis yang dimana bisa menjadi salah satu ahli matematika yang dimana sedang bermain lelucon atau juga jenius yang dimana belum ditemukan sebelumnya, meminta matematikawan lainnya juga JE Littlewood, yang dimana membantunya melihat pekerjaan Ramanujan ini.

Kedua yang pada akhirnya menyimpulkan bahwa Ramanujan sendiri memang jenius. Hardy yang dimana menulis kembali, mencatat bahwa teorema yang dimana Ramanujan Yang dimana jatuh ke dalam sebuah dari tiga kategori yang dimana hasil yang sudah diketahui atau yang juga dimana mudah untuk disimpulkan dalam teori matematika yang dimana juga diketahui jika baru dan juga yang menarik tetap tidak terlalu penting juga dan hasil yang dimana baik baru dan penting. Hardy yang dimana segera mulai untuk dapat mengatur Ramanujan untuk datang ke Inggris, tapi Ramanujan pada saat itu menolak untuk pergi pada sebuah awalnya karena terhalang agama tentang pergi ke luar negeri. Namun pada saat itu dimana ibunya bermimpi bahwa Dewi Namakkal memerintahkan untuk tidak mencegah Ramanujan DAN gar memenuhi tujuannya. Ramanujan pada akhirnya tiba di Inggris di tahun 1914 dan dimana pada saat itu dirinya  mulai bekerja sama dengan Hardy.

Pada tahun 1916, Ramanujan yang dimana berhasil memperoleh gelar Bachelor of Science Research yang dimana didapatnya dari Cambridge University. Tesisnya itu yang dimana berdasarkan nomor yang sangat komposit, yang adalah sebuah bilangan bulat yang dimana memiliki lebih angka pembagi atau juga angka yang dimana mereka dapat dibagi dengan bilangan bulat dari nilai yang dimana lebih kecil. Di Tahun 1917, yang dimana Ramanujan sendiri sakit parah, dan mungkin dirinya pada saat itu menderita tuberkulosis, dan dirawat pada sebuah panti jompo yang ada di Cambridge, kemudian di pindahkan kepada rumah jompo yang berbeda pada saat ia mencoba untuk dapat kembali kesehatannya. Pada tahun 1919, yang dimana kemudian menunjukkan beberapa tanda pemulihan dan dirinya pun memutuskan untuk pindah dan kemabli ke India. Dan pada kemudian kesehatanya memburuk lagi dan Ramanujan pada akhirnya meninggal di sana di tahun berikutnya.

Kehidupan pribadi

Pada tahun  14 Juli 1909, Ramanujan yang dimana menikah dengan Janakiammal, yang merupakan seorang gadis yang sudah dipilih oleh ibunya untuknya. Karena dirinya pada saat itu menikah di umur 10 tahun pada saat perkawinan, Ramanujan yang dimana tidak hidup bersama dengan dia sampai pada dirinya mencapai pubertas yaitu pada usia 12, seperti yang pada umumnya  pada saat itu. Dimana di India sendiri adalah negara yang menikahkan pasangan yang masih di bawah umur. 

Honors dan Penghargaan

  • 1918, Fellow dari Royal Society
  • 1918, Fellow dari Trinity College, Cambridge University

Dalam sebuah penghargaan dan juga sebuah prestasinya yang dimana Ramanujan sendiri, di India yang dimana dirayakan sebagai hari Matematika Day yaitu setiap pada 22 Desember, yang dimana hari ini bertepatan dengan hari ulang Ramanjan.

Kematian

Ramanujan sendiri yang dimana pada akhirnya meninggal pada tanggal 26 April, 1920 di wilayah Kumbakonam, India, pada usianya yang menginjak 32. Kematiannya yang dimana mungkin disebabkan oleh dari penyakit usus yang diderita Ramanujan yang disebut dengan amoebiasis hati.

Itulah biografi dari Ramanujan yang dimana tokoh Matematika yang berasal dari India, dimana Ramanujan sendiri juga memberi dampak besar terhadap perkembangan ilmu Matematika yang ada pada saat ini. 



Siapa Legenda Ilmuwan Matematika Islam

Meski peradaban dalam Islam sendiri telah menjadi salah satu dari yang menyumbangkan sebuah jasa besar bagi perkembangan ilmu dunia matematika modern, dimana yang kita ketahui banyak ilmuwan yang menemukan rumus matematika, dan menjadi ahli di dalam bidang matematika. Namun ternyata ada juga para ilmuwan matematika yang beragama islam yang dimana nama-nama mereka tak banyak diketahui.

Legenda Ilmuwan Matematika Islam

Umumnya penemuan biasanya dikenal dan juga ditemukan oleh para ilmuan yang berasal dari kawasan Eropa, namun ternyata dari tanah timur pun banyak ilmuwan yang yang berhasil menemukan rumus dan beberapa ilmuan dalam bidang ilmu Matematika, dalam artikel ini akan dibahas beberapa, legenda ilmuwan Matematika yang beragama islam sebagai berikut. 

Dalam Bidang Aritmatika

Aritmatika yang dimana sebuah ilmu yang berasal dari bahasa Yunani yang dimana berarti angka. Dulu dimana disebut juga sebagai sebuah ilmu hitung dan juga merupakan sebuah cabang dari ilmu matematika yang dimana dalam ilmu ini sendiri mempelajari sebuah operasi dasar sebuah bilangan. Al-Khawarizmi yang dimana seorang ilmuan yang berhasil membahas Aritmatika dalam bukunya, Calculation with Hindu Numerals. Ahli dalam matematika Arab lainnya juga, al-Kindi, yang dimana beliau sendiri mengupas aritmatika di dalam kitabnya yang berjudul, Kitab fi Isti’mal al-‘Adad al-Hindi, dalam sebuah empat volume.

Pada abad ke-10,sendiri yang dimana para ahli matematika Timur Tengah yang dimakan pada saat itu sudah berhasil untuk dapat mengembangkan dari sistem angka dan juga dari bilangan desimal ke dalam pecahan dengan cara menggunakan tanda titik dan juga desimal. Ini juga dimana dikembangkan oleh ahli dalam matematika Syria, Abu’l-Hasan al-Uqlidisi pada saat itu di tahun 952-953 M. Di dunia Arab lampai zaman moden yang dimana pada sistem angka Arab yang dimana hanya digunakan oleh serong ahli Matematik.

Dalam Bidang Kalkulus

Kalkulus sendiri yang dimana sebuah ilmu yang berasal dari bahasa Latin, calculus, yang berarti adalah batu kecil. Kalkulus sendiri merupakan sebuah cabang ilmu dari matematika yang dimana hal ini mencakup limit, turunan, integral, dan juga deret angka yang tak terhingga. Kalkulus sendiri yang dimana ilmu yang mempunyai aplikasi yang luas dalam sebuah bidang sains dan juga di dalam bidang teknik dan juga dapat digunakan untuk memecahkan sebuah masalah yang dimana merupakan sebuah kompleks dari aljabar yang dimana tidak cukup untuk dapat menyelesaikannya.

Ahli dalam matematika Islam yang dimana mereka berperan untuk mengkaji kalkulus yaitu adalah al-Karaji. Sejarawan matematika F Woepcke yang dimana memuji al-Karaji yang dimana karena dianggap sebagai seorang ilmuwan pertama yang diaman memperkenalkan sebuah dari teori kalkulus dan juga aljabar. Setelah itu, Ibn al-Haytham atau yang juga dikenal sebagai al-Hazen yang dimana di Barat juga ikut juga berkontribusi di dalam menghasilkan sebuah rumus yang dimana terkait kalkulus. Pada abad ke-12 sendiri, yang dimana para ahli matematika Persia, Sharaf al-Din al-Tusi, yang pada saat itu juga tercatat sebagai salah satu dari penemu dari turunan polinomial kubik yang dimana sebuah hasil yang penting dalam sebuah diferensial kalkulus.

Dalam Bidang Geometri

Secara harfiah sendiri, yang dimana geometri sendiri berarti sebuah pengukuran tentang sebuah bumi. Geometri sendiri adalah sebuah cabang yang ada dari matematika yang dimana mempelajari sebuah hubungan di dalam sebuah ruang. Dari pengalaman, atau juga mungkin secara intuitif, dimana orang dapat mengetahui sebuah ruang dari ciri dasarnya, yang dimana diistilahkan juga sebagai aksioma dalam ilmu geometri. Peran dari ahli matematika sendiri yang beragama Islam sendiri dalam geometri sendiri begitu besar. Selaiannya yang dimana al-Khawarizmi, ahli dalam matematika yang dimana Islam yang lainnya yang dimana menaruh sebuah perhatian terhadap geometri adalah sebuah al-Mahani. Dia yang dimana menyusun sebuah ide dari pengurangan masalah-masalah dari geometrik, seperti halnya turunan kubus ke sebuah masalah-masalah yang ada di dalam aljabar. Ilmuwan Islam yang juga lainnya yang dimana mengkaji sebuah geometri adalah al-Karaji. Beliau dimana membebaskan aljabar dari sebuah operasi geometrik dan dirinya juga lah yang dimana menggantinya dengan operasi dari tipe aritmetika yang dimana menjadi salah satu dari inti aljabar saat ini.

Dalam Bidang Trigonometri

Trigonometri sendiri yang dimana merupakan sebuah dari cabang yang dimana matematika yang dimana hal tersebut berhadapan dengan sebuah sudut dari sebuah segitiga dan juga sebuah fungsi dari trigonometri, seperti halnya cosinus,sinus, dan juga tangen. Trigonometri yang dimana berasal dari India. Ahli matematika Islam yang juga menerjemahkan dan juga mengembangkannya. Dalam sebuah ilmu trigonometri, al-Khawarizmi sendiri dimana seorang ilmuan yang  berhasil menyusun tabel dari sinus dan juga tangen. Selain itu juga, Bapak aljabar yang dimana tersebut juga mengembangkan sebuah spherical trigonometry atau juga dari trigonometri yang dimana berbentuk bola. Pada abad ke-10, ahli matematika yang merupakan Muslim menggunakan sebuah enam fungsi trigonometri yang dimana secara keseluruhan. Ahli dalam matematika Islam lainnya, yaitu Abu al-Wafa’, juga sebagai yang berhasil membuat rumus trigonometri yaitu : sin 2x = 2 sin x cos x. Sejumlah para ahli matematika Muslim yang lainnya yang juga dimana mereka memberi kontribusi dalam ilmu trigonometri yaitu adalah Omar Khayyam. Al-Jayyani, yang dimana seorang ahli matematika Islam yang berasal dari Spanyol, menulis sebuah risalah pertama yang dimana berisikan tentang spherical trigonometri. Nasir al-Din al-Tusi yang dimana juga ikut memberi kontribusi diri mereka ke dalam trigonometri.

Al-Khawarizmi terdapat pada tahun 780-830M, Bapak dari Aljabar ini yang ada dari Bukhara Dimana di dunia Barat sendiri menyebutnya sebagai Algebra. Sejatinya, para ilmuwan matematika, astronomi, astrologi, dan juga ilmuan geografi ini merupakan kelahiran Bukhara, Uzbekistan, yang dimana bernama lengkap Muhammad Ibn Musa al-Khawarizmi. Sebagian besar pada masih hidup al-Khawarizmi sendiri yang dimana dirinya didedikasikan untuk sebuah pengembangan ilmu pengetahuan di sebuah Sekolah Kehormatan yang  dimana sekolah tersebut didirikan oleh Khalifah al-Ma’mun yang ada di Baghdad. Sederet dari karyanya yang dimana lahir dari buah pikirnya. Aljabar sendiri merupakan sebuah buku pertama yang menjadi karya Khawarizmi yang dimana dalam buku tersebut membahas solusi sistematik dari sebuah linear dan juga notasi kuadrat. Tak heran, bila kemudian dunia sendiri mendaulatkan sebagai Bapak Aljabar. Berkat jasanya juga, dimana sistem penomoran pada posisi desimal dapat terlahir.

Itulah  Legenda Ilmuwan Matematika Islam yang dimana berkat jasa dan juga temuan hasil dari buah pikir mereka yang sudah memberikan banyak dampak bagi ilmu Matematika yang kita pakai sekarang ini. Dimana jika selama ini yang kita kenal dengan beberapa ilmuwan yang berasal dari tanah Eropa, ternyata ada para ilmuan yang berasal dari Tanah Timur yang sangat berpengaruh bagi kemajuan ilmu khususnya dalam bidang ilmu Matematika. Semoga dengan adanya informasi ini juga dapat berguna untuk kita semua.



Para Penemu Rumus Matematika Yang Tercatat Di Dunia

Matematika sendiri menjadi salah satu pelajaranyang sangat di butuhkan di oleh seluruh orang yang ada di dunia ini. dimana, Matematika akan selalu berhubungan dengan semua perhitungan yang ada. Dari bagi, kali, kurang, tambah semua msuk kedalam isi dari matematika itu sendiri. Nah, jika diambil langsung dari sejarah matematika sendiri ialah Penyelidikan dengan asal mula yang penemuannya ini sudah semakin di perluas dan untuk penyelidikan ini terhadap sebuah metode dan juga sebuah nominasi dimana matematika ini sudah berada pada masa silam.

Dan untuk zaman modern ini , penyebaran dari Ilmu pengetahuan ke seluruh dunia, lalu ada juga contoh-contoh yang sangatlah tertulis dari sebuah pengembangan mateamtika yang sudah mengalami adanya beberapa kemajuan dari matematika itu sendiri.

Nah, dari sini semua mulailah kalian ketahui dengan jelas adanya sebuah penemu mengenai rumus matematika yang sampai saat ini masih di pergunakan di semua kalangan yang ada di seluruh dunia ini. kita ketahui lebih lanjut lagi semua mengenai sejarahnya di bawah ini.

Sejarah Berjalan Mengenai Matematika Dengan Para Tokohnya

Semua seajrahnya kita mulai dari beberapa peradaban yang ada di dunia ini.

~ Peradaban Mesopotamia ; dimana, pada peradaban ini matematika sendiri menentukan adanya sebuah system dari sebuah bilangan pertama kali, ada juga menemukan sebuah system berat dengan adanya ukur dan terjadi sejak tahun 2500 SM system ini juga sangat decimal dengan tidak lagi juga di gunakan sebagai lidi yang di ganti oleh sebuah notasi yang berbentuk baji.

~ Peradaban Babilonia : disini menggunakan sebuah system decimal dengan rumus Π= 3,125. Ada juga penemu kalkulator untuk pertama kalinya dengan mengenal baik adanya geometri sebagai salah satu basis di perhitungan Astronominya. Lalu menjalankan adanya penggunaan pendekatan sebagai akar kuadrat. Disini terdapat juga geometri yang beanr-benar bersifat aljabaris dengan aritmatika yang tumbuh serta berkembang dengan baik menjadi retorisyang sudah berkembangan. Dan mengenal dengan teorema Pythagoras.

~ Peradaban Mesir Kuno ; disini juga sudah mulai mengenal rumus untuk bisa menghitung luas dari sebuah isi dan juga telah mengenal system bilangan dan juga symbol pada tahun di tahun 3100 SM. Disini sudah mengenal adanya triple Phytagoras, system angka bercorak yakni aritmatika. Serta terdapat bilangan berbasis 100 saat 300 SM.

~ Peradaban Yunani Kuno ; adanya Phytagoras yang sudah membuktikan adanya sebuah teorema ini secara matematis. Mengenai pencetus awalnya adalah Al Khwarizmi. Dimana, ada juga Archimedes yang sudah mencetuskan nama parabola ini yang artinya sebagai bagian dari sudut kanan yang sudah berkerucut dengan adanya Hipassus sebagai penemu bilangan irrasional. Ada juga pada peradaban ini seperti Diophantus sang penemu aritmatika dengan Archimedes dalam pembuat geometri di bidang yang datar serta bisa mengenal bilangan Prima.

~ Peradaban Di Cina : pada masa ini, sudah mengenal adanya sifat – sifat dari segitiga siku-siku pada tahun 3000 SM. Di peradaban zaman ini pun sudah bisa untuk mengembangkan adanya angka yang negative, adanya bilangan decimal, ada juga sebuah system decimal, sisytem biner, aljabar, geometri, trigonometri sefrta kalkulus. Disini pun juga telah menemukan adanya metode yang memang untuk memecahkan adanya beberapa jenis persamaan yakni di oersamaan kuadrat da nada juga kubik serta qualitik. Untuk aljabarnya juga sudah menggunakan system horner untuk bisa menyelesaikan sebagai sebuah persamaan kuadrat.

~ Peradaban India ; memperkenalkan langsung adanya pemakaian angka Nol dengan Desimal. Mengenai Brahmagyupta pun sudah menemukan adanya bilangan negative dengan adanya juga rumus a2 tambah b2 tambah c2 pada Sulbasutra.

Tokoh-Tokoh Di Balik Penemu Rumus Matematika

#1 Thales – 624 hingga 550 SM

Ini menjadi seorang matematikawan pertama yang memang merumuskan sebuah teorema atau juga proposisi yang dimana ini menjadi sebuah tradisi yang akan jauh lebih jelas lagi setelahdi jabarkan dengan luas oleh Euclid. Dan ini menjadi landasan Matematika sebagai salah satu ilmu sebagai sebuah terapan yang rupanya sudah di letakkan oleh Thales sebelum munculnya Phytagoras yang membuat sebuah bilangan tersebut.

#2 Pythagoras – 582 hingga 496 SM

Dimana, Pythagoras ini ialah orang-orang yang sudah pertama kali untuk bisa mencetuskan aksioma-aksioma , dengan sebuah postulat yang di perlukan sebagai sesuatu yang di jabarkan terlebih dahulu di dalam pengembangan geometri. Untuk Pythagoras sendiri bukan menjadi orang yang menemukannya namun, dirinya yang berhasil untuk membuat pembuktian matematis. Seperti persaudaran Pythagoras dengan menemukan beberapa bilangan irasional.

#3 Socrates – 427 hingga 347 SM

Disinilah, dirinya menjadi seseorang filosofi besar yang ada di Yunani. Dimana dirinya juga sudah menjadi sebuah penciptaan ajaran serba cita dikarenakan ini menjadi sebuah filosofi yang langsung dinamakan dngan Idealisme. Ajarannya sendiri lahir karena adanya sebuah pergaulan dengan kaum yang sofis. Plato sendiri merupakan ahli piker pertama yang bisa untuk menerima adanya sebuah paham alam bukan malah paham benda.

#4 Ecluides – 325 hingga 265 SM

Ini menjadi bapaknya Geometri. Hal ini memang sudah dikarenakan sebagai teori bilangan serta geometri. Yang dimana adanya sebuah subyek yang bisa di bahas dengan bentuk-bentuk, teorema Pythagoras, tangen, geometris ruangan , ada teori proporsi serta beberapa hal lainnya. Serta bisa menemukan adanya alat temuan dari Eucluides seperti Mister dan juga Jangka.

#5 Archimedes – 287 hingga 212 SM

Dirinya telah mengaplikasikan prinsip fisika dan juga matematika. Dan juga sepertinya mempertemuka adanya rumus Π pada perhitungan luas lingkaran. Dirinya ini menjadi seorang ahli matematika terbesar yang ada sepanjang zaman kuno. 3 karya Archimedes yang langsung membahas adanya geometri bidang datar yakni pengukuran lingkaran, kuadratur dari sebuah parabola serta spiral.

#6 Appolonius – 262 hingga 190 SM

Untuk konsepmatematikannya sendiri mengenai langsung tentang parabola, ada juga hiperbola, dan juga ada elips yang memang banyak untuk membrikan sumbangan bagi astronomi modern. Dirinya juga merupakan seorang matematikawan yang benar-benar ahli di bidang geometri. Serta terdapat Teorema Appolonius yang benar-benr menghubungkan beberapa unsur di dalam segitiga.

#7 Diophantus – 250 hingga 200 SM

Ini menjadi salah satu bapak Aljabar yang ada bagi peradaban di Babilonia. Dimana, dirinya langsung mengajarkan dan juga mengembangkan sebuah konsep aljabar Babilonia. Seseorang Matematikawan Yunani yang sedang bermukim di Iskandaria. Dan tentang karya besarnya adalah buku aritmatika, buku karangan pertama dirinya yang mencakup keseluruhan system aritmatika yang sudah disebut dengan Diophantus. Untuk yang satuini juga memanglah berisi seperti pemecahan yang kira-kira 130 soal untuk bisa menghasilkan adanya persamaan di tingkat pertama.

Dari sinilah kita bisa mengenal apa itu Matematika ?… ada apa saja di dalam matematika sendiri ?.. bagaimana hal ini bisa muncul ?…dan semua sudah terjawab dari keberadaannya di peradaban kuno.




top